Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan 47 Agenda Besar, Pengamanan Monas hingga GBK Jadi Prioritas

Reporter : Redaksi

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan puluhan agenda yang berlangsung secara bersamaan di wilayah hukumnya pada Sabtu (1/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sebanyak 47 agenda menjadi fokus pengamanan aparat pada hari tersebut, yang terdiri dari 3 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat dengan tingkat keramaian yang berbeda-beda. Seluruh kegiatan mendapatkan perhatian khusus melalui pengamanan berlapis yang melibatkan ribuan personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya.

Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas utama adalah Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Acara berskala nasional tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta, sehingga Polda Metro Jaya menyiagakan 7.643 personel gabungan guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi lokasi, pengamanan peserta, hingga antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain Monas, perhatian besar juga diberikan terhadap penyelenggaraan pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Aston Villa dan Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif, sebanyak 1.450 personel gabungan diterjunkan mengamankan area stadion, akses masuk dan keluar penonton, parkir, hingga pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan Senayan.

Tak hanya dua agenda besar tersebut, pengamanan juga dilakukan di berbagai titik lain, termasuk kawasan ICE BSD City yang turut menggelar kegiatan berskala nasional dan menarik ribuan pengunjung. Seluruh lokasi menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu yang telah dipersiapkan Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa pola pengamanan disusun berdasarkan karakteristik masing-masing kegiatan, tingkat kerawanan, lokasi pelaksanaan, serta estimasi jumlah peserta yang hadir.

Menurutnya, setiap agenda memiliki kebutuhan pengamanan yang berbeda sehingga penempatan personel dilakukan secara proporsional agar seluruh kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan.

"Personel kami tempatkan sesuai kebutuhan di setiap lokasi guna memberikan pelayanan pengamanan serta menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti maupun beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan," ujar Kombes Pol. Budi Hermanto, Sabtu (1/8/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selain pengamanan terbuka melalui kehadiran personel berseragam, Polda Metro Jaya juga menerapkan pengamanan tertutup melalui fungsi intelijen dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kerawanan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Di sektor lalu lintas, petugas juga disiagakan di sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan untuk mengurai kepadatan kendaraan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan maupun lonjakan pengunjung.

Polda Metro Jaya turut mengimbau seluruh masyarakat yang menghadiri kegiatan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan bersama. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Metro Jaya berharap seluruh agenda yang berlangsung di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara profesional, humanis, serta responsif terhadap setiap dinamika kegiatan publik.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru