Kamis, 06 Agu 2026 17:18 WIB

Kapolres Ngawi Pimpin Langsung Olah TKP Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia di Kedunggalar

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 06 Agu 2026 16:08 WIB

Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. memimpin langsung pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di Dusun Pudak, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (6/8/2026).

Korban diketahui berinisial K (54), sedangkan terduga pelaku merupakan anak kandung korban berinisial D (37), wanita, yang berdasarkan keterangan keluarga dan pendamping kesehatan jiwa merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan masih menjalani pengobatan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Pras Ardinata, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, sesaat setelah menerima laporan, jajaran Satreskrim bersama Tim Inafis langsung menuju lokasi dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk olah TKP yang dipimpin langsung oleh Kapolres.

"Kapolres memimpin langsung pelaksanaan olah TKP untuk memastikan proses penyelidikan berjalan secara menyeluruh. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi, mengamankan terduga pelaku, serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi peristiwa ini," ujar AKP Pras Ardinata.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya. Dari keterangan para saksi diperoleh informasi bahwa terduga pelaku telah lama mengalami gangguan kejiwaan dan masih menjalani pengobatan, namun diduga tidak rutin mengonsumsi obat yang diberikan.

Kasat Reskrim menambahkan, penyidik juga berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak terkait untuk memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, termasuk memperhatikan aspek kondisi kejiwaan terduga pelaku.


"Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh proses penyelidikan masih terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap kondisi kejiwaan terduga pelaku melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang. Kami juga mengimbau keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan kejiwaan agar memastikan pengobatan dan pendampingan dilakukan secara rutin guna mencegah terjadinya peristiwa serupa," pungkas AKP Pras Ardinata.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kapolres Aryo Bongkar Modus Penggelapan di KSP, Uang Angsuran Nasabah Raib Ratusan Juta Rupiah

BONDOWOSO – Kepercayaan yang diberikan perusahaan kepada karyawannya justru disalahgunakan demi keuntungan pribadi. Polres Bondowoso berhasil membongkar kasus d

KB Samsat Surabaya Selatan Intensifkan Sosialisasi Program Pembebasan Pajak Daerah 2026

SURABAYA – Kantor Bersama (KB) Samsat Surabaya Selatan terus mengintensifkan sosialisasi Program Pembebasan Pajak Daerah Tahun 2026 yang berlangsung mulai 1 h

Perkuat Sinergitas Antar Penegak Hukum, Kapolres Lamongan Sambangi Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Demi Wujudkan

LAMONGAN – Komitmen memperkuat sinergi antar-lembaga penegak hukum terus ditunjukkan Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., melalui k

Dari Seleksi Menuju Kompetensi, Lapas Binjai Dukung Program Magang Kemenaker

Binjai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai melaksanakan seleksi penerimaan peserta Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan R

Akal Bulus Laporan Begal Palsu Terbongkar, Satgas URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Ungkap Penggelapan Uang Perus

Banyuwangi – Tim URC Macan Blambangan Unit I Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi berhasil membongkar skenario rekayasa laporan palsu s

Kasus Dugaan Kekerasan Anak Libatkan Oknum Polisi, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan dan Dugaan Intimidasi terhada

Surabaya, - Independensi Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya dipertaruhkan dalam menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak