Kamis, 01 Okt 2026 22:30 WIB

Dedikasi di Hari Kemerdekaan, AKP Didik Hariyono Raih Penghargaan atas Penanganan dan Identifikasi Korban KMP Tunu Prata

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 17 Agu 2026 15:24 WIB

BANYUWANGI — Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan negara.

Semangat tersebut tercermin dari dedikasi AKP Didik Hariyono, mantan Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polresta Banyuwangi, yang menerima penghargaan dari Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H.

Penghargaan itu diberikan atas dedikasi dan pelaksanaan tugas dalam penanganan serta proses identifikasi korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.

Tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Juli 2025 menjadi salah satu operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Basarnas, tenaga medis, relawan hingga instansi terkait.

Dalam proses tersebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur bersama jajaran Polresta Banyuwangi melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap jenazah yang berhasil ditemukan.

Proses identifikasi dilakukan secara ilmiah dengan mengandalkan data primer, antara lain sidik jari dan rekam gigi, serta diperkuat data sekunder seperti pemeriksaan medis, ciri fisik dan properti korban.

Dalam kondisi tertentu, pencocokan DNA juga digunakan ketika data primer lainnya belum mencukupi untuk memastikan identitas korban.

Pada 7 Juli 2025, Tim DVI Polda Jatim berhasil mengidentifikasi dua korban melalui pemeriksaan sidik jari dan gigi yang diperkuat data medis serta properti korban.

Proses identifikasi kemudian terus dilakukan. Pada 12 Juli 2025, Polresta Banyuwangi melaporkan 15 dari 17 jenazah yang ditemukan telah berhasil diidentifikasi, sementara proses terhadap korban lainnya masih berlangsung.

Hingga Agustus 2025, proses identifikasi terus dilakukan sampai jenazah terakhir yang ditemukan berhasil diketahui identitasnya melalui proses forensik.

Keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara personel yang memiliki kemampuan teknis, peralatan identifikasi, tenaga medis serta data antemortem yang diperoleh dari keluarga korban.

Selain aspek profesionalitas, optimalisasi sarana dan prasarana yang dimiliki Polri juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan. Peralatan identifikasi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses pemeriksaan secara cepat, akurat dan terukur.

Efisiensi penggunaan sarana institusi tentu harus tetap berjalan seiring dengan standar profesionalitas dan akurasi. Sebab, kesalahan dalam menentukan identitas korban dapat memberikan dampak besar bagi keluarga yang menunggu kepastian.

Karena itu, setiap hasil identifikasi harus melalui pemeriksaan dan validasi secara cermat sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Penanganan tragedi KMP Tunu Pratama Jaya menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Dalam situasi bencana dan musibah, Polri juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

Ketika keluarga korban berada dalam kondisi penuh kecemasan dan ketidakpastian, kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, kepastian serta bantuan semaksimal mungkin.

Penghargaan yang diterima AKP Didik Hariyono pun menjadi bentuk apresiasi terhadap personel yang menjalankan tugas kemanusiaan dengan dedikasi dan profesionalitas.

Di sisi lain, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan hanya ketika situasi aman dan normal, tetapi juga saat masyarakat menghadapi musibah, kehilangan anggota keluarga maupun kondisi darurat.

Penanganan KMP Tunu Pratama Jaya memperlihatkan bahwa operasi kemanusiaan membutuhkan sinergitas lintas instansi. Tim DVI, Polresta Banyuwangi, TNI, Basarnas, tenaga medis, relawan dan unsur terkait lainnya bekerja sesuai tugas masing-masing dalam proses pencarian, evakuasi hingga identifikasi korban.

Dalam situasi seperti itu, setiap informasi memiliki arti penting bagi keluarga yang menunggu kepastian.

Pemanfaatan teknologi identifikasi seperti sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, DNA dan properti korban menjadi bagian penting dalam memastikan identitas secara akurat.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan semakin memperkuat komitmen jajaran Polri untuk meningkatkan profesionalitas, responsivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

Negara harus hadir ketika rakyat membutuhkan. Dalam konteks tugas kepolisian, kehadiran tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan personel, kemampuan teknis, pemanfaatan sarana yang dimiliki serta koordinasi lintas instansi.

Dedikasi dalam penanganan tragedi KMP Tunu Pratama Jaya menjadi pengingat bahwa di balik setiap tugas kepolisian terdapat tanggung jawab kemanusiaan yang besar.

Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Polri hadir, masyarakat terlindungi, negara tetap berdiri teguh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

AKBP Windy Syafutra Resmi Jabat Wakapolresta Tuban, Gantikan Kompol Supiyan

TUBAN – Kompol Supiyan, S.Sos., resmi menyerahkan jabatan Wakapolresta Tuban kepada AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., dalam upacara serah terima j

‎Kasus Pengeroyokan di Surabaya Disorot, Dugaan Setoran Rp1 Juta per Keluarga Mencuat

‎Surabaya — Dugaan adanya pemberian sejumlah uang kepada oknum anggota kepolisian mencuat dalam penanganan perkara dugaan pengeroyokan yang terjadi pada 31 Agu

Demi Keselamatan Bersama, Polrestabes Surabaya Kembali Berlakukan Tilang Manual

SURABAYA — Polrestabes Surabaya kembali memberlakukan penindakan pelanggaran lalu lintas secara manual. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya menekan a

Kapolres Ponorogo Berganti, Publik Menanti Gebrakan AKBP Damus Asa Berantas Narkoba dan Kriminalitas

PONOROGO — Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo resmi berganti. AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Ponorogo m

Korlantas Polri Perkuat Transformasi Digital untuk Permudah Layanan Regident

Korlantas Polri terus mendorong transformasi digital dan inovasi pelayanan di bidang registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor maupun

Korlantas Polri Perkuat Inovasi dan Pelayanan Lalu Lintas, Ada STNK Digital hingga Kios SIM

Korlantas Polri terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk memberikan pelayanan lalu lintas yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi