Rabu, 28 Okt 2026 02:37 WIB

Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU, Ikhtiar Spiritual Hidupkan Kembali Ruh Perjuangan

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 04 Jan 2026 13:18 WIB
Napak tilas pendirian NU. (Istimewa)
Napak tilas pendirian NU. (Istimewa)

NUSABARU – Dalam rangka memperingati satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menggelar kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU, Minggu (4/1/2026). 

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai perjuangan para muassis Nahdlatul Ulama.

Kegiatan napak tilas tersebut dilepas oleh KH Yahya Cholil Staquf, serta dihadiri para ulama, kiai pesantren, dan tokoh Nahdliyin dari berbagai daerah. Acara pelepasan juga diisi sambutan oleh KH Mohammad Nasih Aschal, selaku perwakilan Keluarga Dzurriyah Syaichona Moh. Cholil.

Dalam sambutannya, KH Mohammad Nasih Aschal menegaskan bahwa napak tilas ini tidak sekadar dimaknai sebagai perjalanan fisik, melainkan sebagai ikhtiar spiritual untuk menghidupkan kembali ruh perjuangan dan tujuan utama para pendiri Nahdlatul Ulama.

“Hari ini kita ingin mengulang sejarah pendirian Jam’iyah NU yang dimulai dari tempat ini. Melalui isyaroh tongkat dan tasbih, kita mengokohkan kembali tujuan para muassis. Ini bukan sekadar simbol, melainkan panduan dan komando agar bangsa ini selamat,” ujar KH Nasih Aschal—yang akrab disapa Lora Nasih—di hadapan ribuan peserta dan para ulama.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk meneladani sosok Syaichona Moh. Cholil, Pahlawan Nasional yang dikenal sebagai ulama besar dengan pemikiran kebangsaan yang kuat. Menurutnya, nilai keislaman dan nasionalisme telah menjadi satu kesatuan yang diwariskan para ulama pendiri NU kepada generasi penerus.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Kami sebagai dzurriyah sangat mengharapkan doa para alim ulama agar mampu meneruskan amanah dan perjuangan beliau,” imbuh KH Mohammad Nasih Aschal, yang juga menjabat Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Napak tilas ini menempuh rute panjang yang sarat makna perjuangan lahir dan batin. Etape pertama, para peserta berjalan kaki sejauh kurang lebih 30 kilometer dari Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menuju Pelabuhan Kamal. Etape kedua, peserta menyeberang laut dan melanjutkan perjalanan darat menuju Stasiun Jombang.

 Etape ketiga, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Stasiun Jombang hingga titik akhir di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Puncak prosesi ditandai dengan penyerahan replika tongkat dan tasbih Syaichona Moh. Cholil. Replika tersebut diserahkan oleh RKH Fakhruddin Aschal (Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil) kepada KHR Achmad Azaim Ibrahimi (Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo), untuk kemudian diserahkan kepada KH Abdul Hakim selaku Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Prosesi tersebut merefleksikan peristiwa bersejarah ketika Syaichona Moh. Cholil mengirimkan isyaroh berupa tongkat dan tasbih kepada KH Hasyim Asy’ari melalui KHR As’ad Syamsul Arifin, yang kemudian menjadi salah satu tonggak penting berdirinya Nahdlatul Ulama pada tahun 1926.

Di akhir sambutannya, KH Mohammad Nasih Aschal menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta atas keterbatasan fasilitas selama kegiatan berlangsung. Ia berharap setiap langkah peserta napak tilas menjadi amal ibadah dan wasilah turunnya keberkahan.

“Semoga semua langkah dalam napak tilas ini kelak dikumpulkan bersama para muassis Nahdlatul Ulama di hari akhir nanti,” pungkasnya.

Kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama, sekaligus penegasan peran NU sebagai penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komite Dzurriyah Muassis Nahdlatul Ulama, yang terdiri dari tiga pesantren, yakni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, dan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba dan Miras

Lamongan - - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D.,

Polres Lamongan Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Fatal

Lamongan - Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026) pukul 07.45 hingga 08.00

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pria 40 Tahun Jadi Tersangka

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang a

Jelang Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Bijak Bermedsos

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus m

Kapolda Bali Kunjungi DPRD Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Denpasar Bali - - Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Bali Irjenpol Pasma

Perkuat Sinergi, Kapolda Bali dan Bank Indonesia Bahas Pengamanan Sistem Pembayaran serta Pencegahan Uang Palsu

Bali -Kapolda Bali Irjen Pol Dr Pasma Royce SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali di Mapolda Bali,