Rabu, 28 Okt 2026 01:45 WIB

Lansia dan Penyandang Disabilitas dapat Bantuan Sosial Rp2,4 Juta, Begini Aturannya

Ilustrasi/pixabay.com
Ilustrasi/pixabay.com

pakrw.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Tahun ini, berbagai macam Bantuan Langsung Tunai (BLT) siap disalurkan.

Dikutip dari artikel economy.okezone.com dengan judul "BLT Lansia Rp2,4 Juta, Begini Kriteria Penerimanya". Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (JSK) Rachmat Koesnadi mengatakan, Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran bantuan tunai yang masuk dalam program PKH termasuk bantuan untuk lansia dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Siswa Sekolah Dapat Bantuan Tunai Rp3,4 Juta, Ini Rinciannya

"Mereka juga dapat sesuai dalam data Kemensos untuk program PKH. Tapi yang boleh dapat itu hanya satu orang saja dalam satu keluarga untuk yang lanjut usia dan disabilitas berat," kata Rachmat, di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ia merinci, BLT untuk lansia dan BLT penyandang disabilitas mendapat Rp. 600 ribu per tiga bulan. Jika ditotal selama setahun akan mencapai Rp 2.400.000.

"Itu masing-masing dapatnya Rp600 ribu dan disalurkan lewat bank himbara," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah juga telah menyatakan akan melanjutkan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM yang memiliki kartu sembako akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 200 ribu.

Selain itu, PKH membuka akses keluarga miskin khususnya ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) dan fasilitas pelayanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Rachmat Koesnadi mengatakan, kondisi geografis mengakibatkan distribusi bansos tidak merata. Sehingga butuh waktu untuk bisa diterima oleh semua warga di seluruh negeri.

"Ini sisanya sudah sedang proses pencairan. Karena masalah geografis dan kesehatan serta pencegahan Covid-19," kata Rachmat saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ia mengatakan, PKH Bansos telah didistribusikan secara transparan dan terbuka. Pasalnya, jika prinsip tersebut tidak dilaksanakan maka akan mengakibatkan akuntabilitas yang tidak memadai.

Editor : Admin
Berita Terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba dan Miras

Lamongan - - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D.,

Polres Lamongan Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Fatal

Lamongan - Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026) pukul 07.45 hingga 08.00

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pria 40 Tahun Jadi Tersangka

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang a

Jelang Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Bijak Bermedsos

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus m

Kapolda Bali Kunjungi DPRD Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Denpasar Bali - - Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Bali Irjenpol Pasma

Perkuat Sinergi, Kapolda Bali dan Bank Indonesia Bahas Pengamanan Sistem Pembayaran serta Pencegahan Uang Palsu

Bali -Kapolda Bali Irjen Pol Dr Pasma Royce SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali di Mapolda Bali,