Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Super Flu, Virus Apalagi? Ini Penjelasan Wali Kota Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 07 Jan 2026 13:58 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas warga, termasuk potensi penyebaran virus super flu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan kasus di Kota Pahlawan. Meski demikian, langkah pencegahan tetap dilakukan, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas liburan, baik di dalam kota maupun yang baru kembali dari luar negeri.

"Hingga saat ini belum ada laporan resmi. Namun kami tetap memberikan imbauan kepada warga yang merayakan libur Nataru, baik di tempat hiburan lokal maupun yang baru kembali dari luar negeri," ujar Wali Kota Eri, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, prosedur skrining telah diterapkan secara ketat. Pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan suhu tubuh saat kedatangan, dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit, termasuk virus super flu.

Sementara itu, untuk mobilitas dalam negeri, Wali Kota Eri menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan.

"Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran sendiri. Jika merasa kondisi tubuh kurang sehat, seperti demam, batuk, atau gejala flu lainnya, segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya telah menyiagakan seluruh puskesmas serta memperkuat koordinasi dengan rumah sakit. Seluruh fasilitas kesehatan diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan pasien dengan gejala yang mengarah pada penyakit menular, termasuk super flu, untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

"Jika dalam pemeriksaan ditemukan indikasi tertentu, harus segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan bahwa hingga kini belum ditemukan pasien yang terpapar virus super flu di Surabaya. Meski demikian, Dinkes terus melakukan berbagai langkah antisipatif secara aktif dan berkelanjutan untuk mencegah potensi penyebaran penyakit pernapasan.

“Langkah tersebut meliputi penguatan surveilans kesehatan dan pemantauan kasus ISPA dan influenza di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), peningkatan kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit dalam pelayanan kasus penyakit pernapasan, serta penerapan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI),” ujar Nanik.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga memperkuat edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan bersama rumah sakit rujukan, kecamatan, kelurahan, kader kesehatan, hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Nanik menjelaskan, sistem deteksi dini dan pelaporan cepat juga telah berjalan. Setiap kasus penyakit pernapasan dicatat dan dianalisis secara harian untuk memantau kecenderungan peningkatan kasus di suatu wilayah. “Jika ditemukan pasien dengan gejala flu berat atau tidak biasa, fasilitas kesehatan wajib melakukan skrining lanjutan dan melaporkannya melalui sistem pelaporan resmi dalam waktu kurang dari 24 jam,” terangnya.

Terkait isu super flu, Dinkes Surabaya menegaskan bahwa istilah tersebut bukan istilah medis resmi. Istilah super flu umumnya digunakan untuk menggambarkan influenza atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dengan gejala yang dirasakan lebih berat atau penyebarannya cepat di masyarakat.

Nanik menambahkan, gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam mendadak, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya, serta selalu mengakses informasi kesehatan dari kanal resmi pemerintah.

“Jika mengalami gejala flu yang berat atau tidak membaik, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, serta jaga daya tahan tubuh,” imbaunya.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, melaporkan hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi di Indonesia. Kemenkes memastikan kondisi tersebut masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kapolres Pasuruan Hadirkan Peluang Usaha Bagi Mantan Pengguna Narkoba Melalui Budidaya Ikan Lele

PASURUAN – Polres Pasuruan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi mantan pengguna narkoba melalui bantuan benih i

Peringati Hari Sumpah Pemuda, UPPKB Sedarum Gelar Upacara Sekaligus Lepas Dua Taruna Program Job Familiarization

Pasuruan-Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Sedarum, Kabupaten Pasuruan, di

Silaturohmu Akbar Dengan Driver Ojol, Kapolres Pasuruan Sampaikan Pesan Kamtibmas Ingatkan Keselamatan

PASURUAN – Kapolres Pasuruan gelar silaturahmi Akbar dengan Driver Ojol se-Pasuruan Raya di Pasuruan Creative Center Bang Kodir, Bangil, Rabu (

*‎Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98* ‎BLITAR – Ke

  ‎BLITAR – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Blitar, AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bersama seluruh staf dan jajaran menyampaikan ucapan sela

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba dan Miras

Lamongan - - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D.,

Polres Lamongan Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Fatal

Lamongan - Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026) pukul 07.45 hingga 08.00