Rabu, 29 Jul 2026 07:23 WIB

Sekretaris Aliansi Madura Indonesia Abdul Aziz Desak Kemenag Bentuk Satgas Anti-Pelecehan di Pesantren Jawa Timur

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA — Sekretaris Aliansi Madura Indonesia, Abdul Aziz, S.H., mendorong Kementerian Agama Republik Indonesia untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Pelecehan Seksual di lingkungan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap santri sekaligus menjaga marwah pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan keagamaan.

 

Menurut Abdul Aziz, Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan jumlah pondok pesantren terbesar di Indonesia membutuhkan sistem pengawasan dan perlindungan yang lebih terstruktur, profesional, serta berpihak pada keselamatan santri.

 

“Pesantren merupakan pilar pendidikan umat dan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, negara melalui Kementerian Agama harus hadir dengan langkah konkret untuk memastikan lingkungan pesantren tetap aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan,” ujar Abdul Aziz di Surabaya, Jumat (15/5/2026).

 

Ia menilai, pembentukan Satgas Anti-Pelecehan di lingkungan pesantren bukan semata respons atas munculnya sejumlah kasus di berbagai daerah, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sistem perlindungan yang preventif dan berkelanjutan.

 

Abdul Aziz menegaskan, satgas tersebut harus melibatkan unsur profesional, pendamping psikologis, tokoh pendidikan, hingga lembaga perlindungan perempuan dan anak agar proses penanganan laporan berjalan objektif serta memberikan rasa aman bagi korban.

 

“Jangan sampai ada santri yang kehilangan keberanian untuk bersuara karena takut terhadap tekanan atau stigma. Negara harus menjamin adanya ruang pengaduan yang aman, independen, dan berpihak kepada korban,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk penguatan edukasi terkait pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan hak-hak santri di pesantren.

 

Sebagai daerah yang dikenal dengan kultur pesantren yang kuat, Abdul Aziz berharap Jawa Timur dapat menjadi pelopor dalam menghadirkan sistem perlindungan santri yang lebih modern, humanis, dan berkeadilan.

 

“Kepercayaan masyarakat terhadap pesantren harus dijaga bersama. Jangan biarkan tindakan segelintir oknum merusak kehormatan lembaga pendidikan yang selama ini menjadi benteng moral masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kapolres Binjai Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai

Binjai – Dalam upaya mempererat sinergi antar aparat penegak hukum, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H. m

AKBP Arif Fazlurrahman Resmi Jabat Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra Nahkodai Polres Lamong

Lamongan – Rotasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali bergulir sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier

Usut Jaringan Narkoba, Satresnarkoba Polres Pasuruan Amankan 41 Paket Sabu dari Tiga Lokasi

  PASURUAN – Satresnarkoba Polres Pasuruan mengungkap tiga kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dalam pengungkapan yang me

Jelang Alih Tugas, AKBP Bramastyo Titip Semangat Pengabdian kepada Jajaran Polres Kediri*

Kediri— Tak ada evaluasi panjang ataupun instruksi teknis yang mendominasi apel pagi di Mapolres Kediri, Senin (27/7/2026). Sebaliknya, AKBP Bramastyo Priaji,

Mantan Napi Klas 1 Malang Buka Suara, Sebut Bandar Narkoba Bisa Aman Asal Setor ke Oknum Petugas*

Surabaya, - Seorang mantan warga binaan berinisial SA asal Malang mengaku tidak lagi sanggup bungkam. Setelah bebas pada 29 Juni 2026, ia memilih menyampaikan

Persebaya Bungkam Persija 1-0 di Piala Presiden 2026, Gol Bunuh Diri Pankov Jadi Penentu Kemenangan Bajul Ijo

Surabaya, Minggu (26 Juli 2026) – Persebaya Surabaya memulai kiprahnya di ajang Piala Presiden 2026 dengan hasil manis setelah berhasil menaklukkan Persija J