Sabtu, 06 Jun 2026 08:19 WIB

Sekretaris Aliansi Madura Indonesia Abdul Aziz Desak Kemenag Bentuk Satgas Anti-Pelecehan di Pesantren Jawa Timur

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA — Sekretaris Aliansi Madura Indonesia, Abdul Aziz, S.H., mendorong Kementerian Agama Republik Indonesia untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Pelecehan Seksual di lingkungan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap santri sekaligus menjaga marwah pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan keagamaan.

 

Menurut Abdul Aziz, Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan jumlah pondok pesantren terbesar di Indonesia membutuhkan sistem pengawasan dan perlindungan yang lebih terstruktur, profesional, serta berpihak pada keselamatan santri.

 

“Pesantren merupakan pilar pendidikan umat dan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, negara melalui Kementerian Agama harus hadir dengan langkah konkret untuk memastikan lingkungan pesantren tetap aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan,” ujar Abdul Aziz di Surabaya, Jumat (15/5/2026).

 

Ia menilai, pembentukan Satgas Anti-Pelecehan di lingkungan pesantren bukan semata respons atas munculnya sejumlah kasus di berbagai daerah, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sistem perlindungan yang preventif dan berkelanjutan.

 

Abdul Aziz menegaskan, satgas tersebut harus melibatkan unsur profesional, pendamping psikologis, tokoh pendidikan, hingga lembaga perlindungan perempuan dan anak agar proses penanganan laporan berjalan objektif serta memberikan rasa aman bagi korban.

 

“Jangan sampai ada santri yang kehilangan keberanian untuk bersuara karena takut terhadap tekanan atau stigma. Negara harus menjamin adanya ruang pengaduan yang aman, independen, dan berpihak kepada korban,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk penguatan edukasi terkait pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan hak-hak santri di pesantren.

 

Sebagai daerah yang dikenal dengan kultur pesantren yang kuat, Abdul Aziz berharap Jawa Timur dapat menjadi pelopor dalam menghadirkan sistem perlindungan santri yang lebih modern, humanis, dan berkeadilan.

 

“Kepercayaan masyarakat terhadap pesantren harus dijaga bersama. Jangan biarkan tindakan segelintir oknum merusak kehormatan lembaga pendidikan yang selama ini menjadi benteng moral masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sekjen AMI Bongkar Dugaan Permainan Dana Reses Oknum Komisi C DPRD Kota Surabaya, Kejaksaan Diminta Turun Tangan

Kejamrealita.net, Dugaan penyimpangan pelaksanaan kegiatan reses kembali mencuat di Kota Surabaya. Kali ini, sorotan tertuju kepada oknum anggota Komisi C DPRD

Dugaan Sunat Dana Reses Kembali Mencuat, Kegiatan Anggota Fraksi PAN Jadi Sorotan

Kejamrealita.net, Dugaan pemotongan anggaran reses kembali menjadi sorotan di Kota Surabaya. Kali ini, kegiatan reses anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi

12 Jamaah Tertahan di Jeddah, AMI Pertanyakan Kinerja Imigrasi TPI Surabaya

Kejamrealita.net, Kasus dugaan penggunaan visa palsu yang menimpa 12 warga negara asing (WNA) peserta umrah yang diberangkatkan oleh PT AJM menuai sorotan dari

Satreskrim Polres Ngawi Ringkus Pelaku Penggelapan Honda Vario Saat Hendak Kabur ke Bali

Kejamrealita.net, Ngawi – Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim kembali membuahkan hasil. Seorang pelaku tindak pidana perbuatan curang dan p

Polsek Jajaran Polres Gresik Gerak Cepat Ungkap Begal dan Curanmor, Motor Korban Langsung Dikembalikan

GRESIK - Komitmen Polres Gresik dalam menjaga keamanan sekaligus memulihkan hak-hak masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi nyata. Kapolres Gresik, AKBP

Hadiri Konfercab XXIV PCNU Bondowoso, Kapolres Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dan Harmoni Masyarakat

BONDOWOSO  Semangat persatuan, penguatan organisasi, dan pengabdian kepada umat mewarnai pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XXIV PCNU Bondowoso yang