Sabtu, 12 Sep 2026 14:43 WIB

Sekretaris Aliansi Madura Indonesia Abdul Aziz Desak Kemenag Bentuk Satgas Anti-Pelecehan di Pesantren Jawa Timur

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA — Sekretaris Aliansi Madura Indonesia, Abdul Aziz, S.H., mendorong Kementerian Agama Republik Indonesia untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Pelecehan Seksual di lingkungan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap santri sekaligus menjaga marwah pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan keagamaan.

 

Menurut Abdul Aziz, Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan jumlah pondok pesantren terbesar di Indonesia membutuhkan sistem pengawasan dan perlindungan yang lebih terstruktur, profesional, serta berpihak pada keselamatan santri.

 

“Pesantren merupakan pilar pendidikan umat dan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, negara melalui Kementerian Agama harus hadir dengan langkah konkret untuk memastikan lingkungan pesantren tetap aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan,” ujar Abdul Aziz di Surabaya, Jumat (15/5/2026).

 

Ia menilai, pembentukan Satgas Anti-Pelecehan di lingkungan pesantren bukan semata respons atas munculnya sejumlah kasus di berbagai daerah, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sistem perlindungan yang preventif dan berkelanjutan.

 

Abdul Aziz menegaskan, satgas tersebut harus melibatkan unsur profesional, pendamping psikologis, tokoh pendidikan, hingga lembaga perlindungan perempuan dan anak agar proses penanganan laporan berjalan objektif serta memberikan rasa aman bagi korban.

 

“Jangan sampai ada santri yang kehilangan keberanian untuk bersuara karena takut terhadap tekanan atau stigma. Negara harus menjamin adanya ruang pengaduan yang aman, independen, dan berpihak kepada korban,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk penguatan edukasi terkait pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan hak-hak santri di pesantren.

 

Sebagai daerah yang dikenal dengan kultur pesantren yang kuat, Abdul Aziz berharap Jawa Timur dapat menjadi pelopor dalam menghadirkan sistem perlindungan santri yang lebih modern, humanis, dan berkeadilan.

 

“Kepercayaan masyarakat terhadap pesantren harus dijaga bersama. Jangan biarkan tindakan segelintir oknum merusak kehormatan lembaga pendidikan yang selama ini menjadi benteng moral masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Poster Promosi Zona Club Beratribut Polri Disorot, AMI Siapkan Aksi Besar-besaran

Surabaya - Polemik poster promosi Zona Club Surabaya yang menampilkan perempuan dengan pakaian menyerupai seragam Polri lengkap dengan atribut dan logo

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengket dan Fatayat NU Arosbaya Ajak Warga Hadir Berselawat

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengk BANGKALAN – Keluarga Besar Kepala Desa Tengket, H. Suli, akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Bintang,

Pemain Lama Kembali? Dugaan Gudang Penimbunan Solar di Sedayulawas Lamongan Disorot

Lamongan - Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar kembali mencuat di wilayah Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Sebuah

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi Mencuat di Sidayu Lawas Brondong, APH Diminta Turun Tangan dan Usut Tuntas

Lamongan - Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi mencuat di wilayah Sidayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten

Gagalkan Penyelundupan Sabu, AMI Acungkan Dua Jempol untuk Jajaran Rutan Kelas I Surabaya

SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) memberikan apresiasi kepada jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya atas keberhasilannya menggagalkan u

Kapolresta Tuban Pimpin Anev Sitkamtibmas, Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat Gangguan Keamanan

TUBAN – Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan K