Sabtu, 12 Sep 2026 12:01 WIB

Polresta Banyuwangi Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 27 Mei 2026 02:39 WIB

BANYUWANGI – Menjelang rangkaian libur panjang yang diprediksi memicu lonjakan kendaraan menuju jalur penyeberangan Jawa–Bali, jajaran Polresta Banyuwangi bergerak cepat menyusun langkah mitigasi strategis guna mengantisipasi kemacetan parah di kawasan Pelabuhan Ketapang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat, wisatawan, hingga kendaraan logistik tetap memperoleh pelayanan maksimal serta tidak terjebak antrean panjang di jalur penyeberangan Selat Bali.

 

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol dr. Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa upaya antisipasi harus dilakukan sejak dini melalui penguatan koordinasi lintas sektoral, pemetaan potensi kerawanan, hingga simulasi lapangan pada momentum libur pendek terdekat. Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi kunci utama menghadapi potensi kepadatan besar pada akhir tahun maupun musim mudik mendatang.

 

Ia menekankan bahwa seluruh instansi yang terlibat harus mengedepankan kolaborasi tanpa terjebak ego sektoral. Menurut Kapolresta, pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama sehingga koordinasi lintas lembaga harus berjalan cepat, efektif, dan terukur.

 

“Fokus utama kita saat ini adalah mengoptimalkan kolaborasi, koordinasi, serta aksi nyata di lapangan. Kita sepakat untuk mengendorkan sekat-sekat birokrasi antar-instansi demi satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Dari hasil analisa dan evaluasi bersama sejumlah instansi terkait, kepadatan arus kendaraan di kawasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk selama ini tidak hanya dipicu tingginya volume kendaraan, tetapi juga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem di Selat Bali. Kecepatan angin yang tinggi kerap menyebabkan aktivitas pelayaran ditunda sementara demi keselamatan penumpang dan awak kapal.

 

Kondisi tersebut diperparah dengan berkurangnya jumlah armada operasional akibat sejumlah kapal milik ASDP yang harus menjalani perawatan rutin atau maintenance. Situasi itu sering memicu antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer dari area pelabuhan.

 

Menyikapi persoalan tersebut, forum koordinasi lintas sektoral menyepakati pentingnya menyiapkan kapal pengganti lebih awal sebelum armada utama menjalani perawatan. Dengan langkah itu, kapasitas layanan penyeberangan diharapkan tetap stabil sehingga kendaraan tidak terlalu lama tertahan di jalur antrean.

 

Selain fokus pada aspek penyeberangan, Polresta Banyuwangi juga memberikan perhatian serius terhadap sistem rekayasa lalu lintas dan penataan kantong parkir atau buffer zone. Evaluasi terbaru menunjukkan bahwa lokasi buffer zone di kawasan Bulusan dinilai kurang efektif karena menimbulkan crossing kendaraan yang berpotensi memperburuk kepadatan arus.

 

Persilangan arus kendaraan tersebut dinilai tidak hanya memperlambat pergerakan kendaraan menuju pelabuhan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta memicu stres bagi para pengendara yang telah menempuh perjalanan jauh.

 

Untuk itu, Polresta Banyuwangi berencana melakukan penataan ulang sistem buffer zone dengan menggeser lokasi kantong parkir lebih jauh sebelum area Pelabuhan Ketapang. Rekayasa tersebut akan dibarengi optimalisasi jalur utara menuju selatan agar arus kendaraan bergerak lebih teratur dan searah.

 

Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan seluruh lokasi parkir aman dari potensi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

 

“Ke depan, penempatan buffer zone akan kita geser jauh sebelum Pelabuhan Ketapang dan mengoptimalkan lajur utara ke selatan. Langkah ini murni agar arus kendaraan lebih mengalir searah. Polresta Banyuwangi akan terus hadir membersamai masyarakat, memastikan keamanan lokasi parkir dari potensi tindak kejahatan, dan menjamin perjalanan warga tetap aman serta nyaman,” pungkasnya.

 

Langkah cepat yang dilakukan Polresta Banyuwangi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi konkret menghadapi potensi lonjakan arus kendaraan selama musim libur panjang. Dengan penguatan koordinasi lintas sektoral, optimalisasi armada penyeberangan, serta penataan lalu lintas yang lebih efektif, pelayanan publik di kawasan Pelabuhan Ketapang diharapkan dapat berjalan lebih lancar, aman, dan humanis. ( Ajeng)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengket dan Fatayat NU Arosbaya Ajak Warga Hadir Berselawat

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengk BANGKALAN – Keluarga Besar Kepala Desa Tengket, H. Suli, akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Bintang,

Pemain Lama Kembali? Dugaan Gudang Penimbunan Solar di Sedayulawas Lamongan Disorot

Lamongan - Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar kembali mencuat di wilayah Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Sebuah

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi Mencuat di Sidayu Lawas Brondong, APH Diminta Turun Tangan dan Usut Tuntas

Lamongan - Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi mencuat di wilayah Sidayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten

Gagalkan Penyelundupan Sabu, AMI Acungkan Dua Jempol untuk Jajaran Rutan Kelas I Surabaya

SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) memberikan apresiasi kepada jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya atas keberhasilannya menggagalkan u

Kapolresta Tuban Pimpin Anev Sitkamtibmas, Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat Gangguan Keamanan

TUBAN – Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan K

Bentuk Apresiasi Dedikasi, Polres Lamongan Beri Penghargaan kepada Personel dan Polsek Berprestasi

LAMONGAN – Dedikasi dan kinerja personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapat apresiasi dari jajaran Kepolisian Resor Lamongan. Polres