Rabu, 28 Okt 2026 03:25 WIB

Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Pil Ekstasi yang Disembunyikan di Mulut Pengunjung

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 16 Jul 2026 19:49 WIB

SIDOARJO, – Upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi ke dalam Lapas Kelas I Surabaya berhasil digagalkan oleh petugas saat pemeriksaan pengunjung, Selasa (14/7). Seorang perempuan berinisial IA (32) diamankan setelah kedapatan membawa satu butir pil ekstasi berwarna merah muda seberat bruto 0,36 gram yang disembunyikan di dalam mulut menggunakan bungkusan plastik.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pil tersebut diduga akan diserahkan kepada seorang warga binaan berinisial Z yang tengah menjalani hukuman 10 tahun penjara dalam perkara narkotika, dengan pidana subsider enam bulan.

 

Aksi tersebut berhasil diungkap berkat ketelitian petugas saat melakukan pemeriksaan badan terhadap setiap pengunjung. Sikap mencurigakan IA sebelum memasuki area lapas membuat petugas meningkatkan pemeriksaan hingga akhirnya menemukan barang bukti yang disembunyikan di dalam mulut pelaku.

 

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang dinilai sigap dan profesional dalam menjalankan tugas. Menurutnya, berbagai modus penyelundupan narkoba terus mengalami perkembangan sehingga pengawasan harus dilakukan secara maksimal.

 

"Pelaku terus mencari berbagai cara untuk menyelundupkan narkoba, mulai dari menyembunyikannya di barang bawaan, pakaian hingga bagian tubuh. Kali ini disembunyikan di dalam mulut, namun berhasil terdeteksi berkat ketelitian petugas," ujarnya.

 

Sohibur menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba, penggunaan telepon genggam ilegal, serta praktik penipuan di dalam lapas.

 

Usai pengungkapan kasus tersebut, pihak Lapas Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo. Pengunjung yang diamankan, warga binaan yang diduga menjadi tujuan penyerahan barang, beserta barang bukti, akan diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

"Koordinasi dengan aparat penegak hukum merupakan bagian dari komitmen kami dalam memutus jaringan peredaran narkoba, khususnya yang mencoba masuk ke dalam lingkungan lapas," pungkas Sohibur.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba dan Miras

Lamongan - - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D.,

Polres Lamongan Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Fatal

Lamongan - Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026) pukul 07.45 hingga 08.00

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pria 40 Tahun Jadi Tersangka

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang a

Jelang Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Bijak Bermedsos

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus m

Kapolda Bali Kunjungi DPRD Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Denpasar Bali - - Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Bali Irjenpol Pasma

Perkuat Sinergi, Kapolda Bali dan Bank Indonesia Bahas Pengamanan Sistem Pembayaran serta Pencegahan Uang Palsu

Bali -Kapolda Bali Irjen Pol Dr Pasma Royce SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali di Mapolda Bali,