Sabtu, 06 Jun 2026 05:06 WIB

Riyono Caping : Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Untungkan Petani Asing 

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 06 Feb 2026 11:19 WIB
Riyono Caping Aleg DPR Komisi IV 
Riyono Caping Aleg DPR Komisi IV 

NUSABARU - Bahan pokok bawang putih sampai saat ini masih di penuhi 96�ri impor, hanya 4% produksi dalam negeri. Kebutuhan setiap tahun sekitar 700 ribu ton dengan harga per kg antara 17.000 - 25.000/kg. Artinya setiap tahun kita mengeluarkan uang kisaran trilyunan rupiah agar kebutuhan bawang putih terpenuhi. 

“Selama ini sudah puluhan tahun kita di doktrin bahwa bawang putih kita gak bisa swasembada, kenapa? Karena di situ ada impor dan ada mafia rente yang mereguk keuntungan trilyunan rupiah dari proses impor” papar Riyono Caping Aleg DPR Komisi IV.

Apa bisa kita swasembada? Teorinya sangat bisa. Dalam kunjungan spesifik di Karanganyar Jawa Tengah komisi IV mendengarkan paparan dari Dirjen Holtikultura bahwa untuk swasembada bawang putih bisa dilakukan dalam waktu 3 tahun, atau 2029 dengan persiapan mulai 2026 ini. 

“Kalau ada politik anggaran dan kemauan sebenarnya bisa dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan bawang putih kita butuh 100.000 benih, 120.000 Ha lahan dengan kebutuhan anggaran kisaran 7 Trilyun. Angka yang masih terjangkau untuk menghasilkan swasembada dan terhindar dari mafia serta negara asing” papar Riyono. 

Lalu kenapa gak segera di mulai? Inilah tantangan beratnya. Para importir dan mafia rente terlalu lama menikmati ketidakberdayaan ini. Mereka memanfaatkan isu bahwa Indonesia tidak bisa swasembada bawang putih, lebih baik dan mudah impor saja. Petani asing yang untung, petani Indonesia gigit jari dari bawang putih ini. 

“Setelah beras, berikutnya jagung dan juga bawang putih. Indonesia mampu, anggaran harusnya tersedia karena visi Presiden adalah kedaulatan pangan berbasis produksi dalam negeri, bukan impor” tutup Riyono. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sekjen AMI Bongkar Dugaan Permainan Dana Reses Oknum Komisi C DPRD Kota Surabaya, Kejaksaan Diminta Turun Tangan

Kejamrealita.net, Dugaan penyimpangan pelaksanaan kegiatan reses kembali mencuat di Kota Surabaya. Kali ini, sorotan tertuju kepada oknum anggota Komisi C DPRD

Dugaan Sunat Dana Reses Kembali Mencuat, Kegiatan Anggota Fraksi PAN Jadi Sorotan

Kejamrealita.net, Dugaan pemotongan anggaran reses kembali menjadi sorotan di Kota Surabaya. Kali ini, kegiatan reses anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi

12 Jamaah Tertahan di Jeddah, AMI Pertanyakan Kinerja Imigrasi TPI Surabaya

Kejamrealita.net, Kasus dugaan penggunaan visa palsu yang menimpa 12 warga negara asing (WNA) peserta umrah yang diberangkatkan oleh PT AJM menuai sorotan dari

Satreskrim Polres Ngawi Ringkus Pelaku Penggelapan Honda Vario Saat Hendak Kabur ke Bali

Kejamrealita.net, Ngawi – Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim kembali membuahkan hasil. Seorang pelaku tindak pidana perbuatan curang dan p

Polsek Jajaran Polres Gresik Gerak Cepat Ungkap Begal dan Curanmor, Motor Korban Langsung Dikembalikan

GRESIK - Komitmen Polres Gresik dalam menjaga keamanan sekaligus memulihkan hak-hak masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi nyata. Kapolres Gresik, AKBP

Hadiri Konfercab XXIV PCNU Bondowoso, Kapolres Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dan Harmoni Masyarakat

BONDOWOSO  Semangat persatuan, penguatan organisasi, dan pengabdian kepada umat mewarnai pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XXIV PCNU Bondowoso yang