Kamis, 18 Jun 2026 16:03 WIB

Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Dugaan Hilangnya Dokumen Pengiriman di Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 17 Jun 2026 19:12 WIB

SURABAYA – Maxim Indonesia akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait kasus dugaan hilangnya dokumen penting milik pelanggan dalam layanan Maxim Delivery yang terjadi di Surabaya.

Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Public Relation Specialist Maxim Indonesia, Nurahmi Tri Wulan Dari, pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas insiden tersebut.

“Menanggapi laporan terkait dugaan kehilangan barang dalam layanan pengiriman Maxim, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan yang terdampak atas kejadian tersebut,” tulis Nurahmi dalam pernyataan resminya.

Maxim menegaskan tidak mentoleransi segala bentuk tindakan yang merugikan pelanggan. Menurut perusahaan, tindakan yang menyebabkan kerugian bagi pengguna layanan bertentangan dengan standar operasional, kode etik, serta ketentuan yang berlaku di platform Maxim.

“Perilaku tersebut bertentangan dengan standar layanan, kode etik, dan ketentuan yang berlaku di platform Maxim serta akan ditindak tegas sesuai dengan kebijakan perusahaan,” lanjutnya.

Terkait perkembangan penanganan kasus tersebut, Maxim menyebut bahwa barang milik pelanggan yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Berdasarkan hasil penelusuran internal, pengembalian barang dilakukan dengan fasilitasi komunitas pengemudi Maxim setelah upaya untuk menghubungi pelanggan mengalami kendala.

“Barang milik pelanggan yang sebelumnya dilaporkan hilang telah dikembalikan kepada pelanggan. Pengembalian barang tersebut difasilitasi oleh komunitas pengemudi Maxim setelah upaya untuk menghubungi pelanggan tidak berhasil dilakukan,” jelas Nurahmi.

Sebelumnya, kasus ini menjadi perhatian publik setelah seorang pelanggan di Surabaya melaporkan dugaan hilangnya dokumen perusahaan yang dikirim melalui layanan Maxim Delivery. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi.

Meski barang telah dikembalikan, kasus ini menjadi catatan penting bagi penyedia layanan transportasi dan pengiriman daring untuk terus meningkatkan sistem pengawasan, keamanan, serta perlindungan terhadap barang milik pelanggan.

Maxim menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan penanganan terhadap setiap laporan yang diterima guna memastikan kualitas layanan serta memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna platform.

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Amankan 45 Tersangka dari Pengembangan Penyidikan Kasus Siber Internasional

Surabaya – Polrestabes Surabaya terus mengembangkan penyidikan kasus sindikat kejahatan siber internasional yang menjadikan warga negara asing sebagai sasaran p

Gibran Terima Aspirasi Mahasiswa, Akui Program Pemerintah Masih Banyak Kekurangan

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan salat Magrib berjamaah bersama sejumlah mahasiswa di Masjid Baiturrahman, Sekretariat

SIARAN PERS... Srikandi Nusantara Mandiri Silaturahmi ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Perkuat Kolabora

Surabaya, 16 Juni 2026 – Organisasi masyarakat Srikandi Nusantara Mandiri melakukan kunjungan silaturahmi ke Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada S

Saat Karangasem Bergerak Cepat, Publik Masih Menunggu Kejelasan Kasus Kabel Telkom di Surabaya

Surabaya, - Keberhasilan Polres Karangasem mengungkap kasus pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia menunjukkan bahwa tindak kejahatan yang terorganisir

Kerja Bakti Serentak Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Warga RT 13/RW 03 Dusun Polo Gunting Wujudkan Lingkun

  SIDOARJO – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga RT 13/RW 03 Dusun Polo Gunting, Desa Gempolsari, Ke

Polres Ngawi Ajak Pengesahan Warga Baru PSHT Berlangsung Aman, Tertib dan Kondusif

Polres Ngawi Ajak Pengesahan Warga Baru PSHT Berlangsung Aman, Tertib dan Kondusif