Kamis, 17 Sep 2026 02:28 WIB

Dinilai "Mandul" dan Tutup Mata, Unjuk Rasa Jejak Jatim Desak Pencopotan Komisaris Bank UMKM Jatim Berakhir Deadlock

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 18 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYA – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jejak Jatim di depan kantor Bank UMKM Jawa Timur, Kamis (18/6), berakhir buntu (deadlock). Massa aksi yang dipimpin oleh Abd. Aziz, S.H., meluapkan kekecewaannya lantaran pihak manajemen Bank UMKM Jatim dinilai tidak transparan dan terkesan menyembunyikan oknum pejabat yang bermasalah.

​Dalam tuntutannya, Jejak Jatim mendesak Gubernur Jawa Timur selaku pemegang saham pengendali untuk segera mereformasi total manajemen Bank UMKM Jawa Timur. Poin utama yang menjadi sorotan tajam adalah tuntutan pencopotan dan pemecatan Dr. Kartika Hidayati dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Bank UMKM Jatim.

​Tidak hanya menuntut pencopotan jabatan, Abd. Aziz juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa rekam jejak Kartika Hidayati saat menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan periode 2016–2021. Kartika diduga kuat terlibat dalam pusaran kasus korupsi pembangunan Gedung Pemkab Lamongan.

​"Kami meminta KPK tidak berhenti pada empat tersangka saja—di mana tiga sudah ditahan dan satu buron. Mantan Wakil Bupati Lamongan yang sekarang duduk nyaman sebagai Komisaris Bank UMKM Jatim ini harus diperiksa! Kami mendesak KPK mengusut tuntas aliran dana, aset, serta pihak-pihak yang menikmati keuntungan dari praktik korupsi tersebut, termasuk mantan Bupati Lamongan," tegas Aziz dalam orasinya.

​Kekecewaan massa memuncak saat sesi audiensi. Pihak Bank UMKM Jatim dinilai tidak memiliki iktikad baik karena hanya mendelegasikan bagian Humas untuk menemui demonstran, alih-alih menghadirkan Kartika Hidayati atau jajaran direksi penentu kebijakan.

​"Mana yang bersangkutan? Kenapa tidak berani menemui kami langsung? Padahal surat pemberitahuan aksi ini sudah kami kirimkan satu minggu sebelumnya. Ada apa sebenarnya? Kenapa disembunyikan?" cecar Aziz dengan nada tinggi saat audiensi.

​Perwakilan Humas Bank UMKM Jatim, Riyan, yang menerima massa aksi hanya memberikan jawaban normatif. Ia menyatakan bahwa seluruh tuntutan dari Jejak Jatim akan ditampung dan disampaikan kepada pimpinan tertinggi.

​Mendengar jawaban tersebut, Abd. Aziz langsung memotong pembicaraan dan memilih walk out (meninggalkan ruangan) bersama delegasinya. Jejak Jatim menilai audiensi tersebut sia-sia dan hanya formalitas belaka.

​"Kalau cuma dijawab 'nanti saya sampaikan ke pimpinan' sambil manggut-manggut saja, percuma kita berdebat. Itu lagu lama! Apakah Kartika Hidayati ini tidak pernah masuk kantor? Surat sudah masuk seminggu lalu tapi tidak ada hasil," ketus Aziz meradang.

​Sebelum membubarkan diri, Jejak Jatim memberikan peringatan keras kepada pihak manajemen dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret atau ruang dialog langsung dengan pengambil kebijakan beserta Kartika Hidayati, mereka berjanji akan kembali turun ke jalan dengan gelombang massa yang jauh lebih besar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MIRIS! 3 Tahun Kasus Penganiayaan Siswa SMK Rajasa Mengendap di Polrestabes Surabaya, TBL/B/286/XI/2023 Jalan di Tempat

Surabaya – Penanganan laporan dugaan penganiayaan terhadap siswa SMK Rajasa Surabaya menjadi sorotan. Setelah hampir tiga tahun sejak laporan dibuat, keluarga k

Magetan Darurat Solar Subsidi? Aktivitas Gudang di Sendang Kamal Kembali Disorot, Kinerja Satreskrim Dipertanyakan

MAGETAN – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Aktivitas yang disebut b

Satgas Pangan Polres Ngawi Pantau Harga dan Stok Beras, Pasokan Premium Masih Terjaga

NGAWI – Satgas Pangan Polres Ngawi bersama sejumlah instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap harga, stok, keamanan, dan mutu beras di wilayah K

PSIM Tumbang di GBT! Persebaya Amankan 3 Poin Penting Lewat Gol Alex Martins

Surabaya -  Lagu kebanggaan “Song for Pride” kembali menggema di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam. Ribuan Bonek dan Bonita men

Poster Promosi Zona Club Beratribut Polri Disorot, AMI Siapkan Aksi Besar-besaran

Surabaya - Polemik poster promosi Zona Club Surabaya yang menampilkan perempuan dengan pakaian menyerupai seragam Polri lengkap dengan atribut dan logo

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengket dan Fatayat NU Arosbaya Ajak Warga Hadir Berselawat

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengk BANGKALAN – Keluarga Besar Kepala Desa Tengket, H. Suli, akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Bintang,