Senin, 29 Jun 2026 23:38 WIB

Kendaraan Dinas L 1825 BP Terpantau di Malang pada Hari Minggu, Dasar Penugasan Jadi Sorotan

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 29 Jun 2026 21:40 WIB

SURABAYA – Penggunaan kendaraan dinas berpelat merah kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah kendaraan dinas bernomor polisi L 1825 BP diduga digunakan melakukan perjalanan ke wilayah Malang pada hari Minggu, yang notabene merupakan hari libur nasional bagi aparatur sipil negara.

 

 

 

 

Sebagaimana diketahui, kendaraan dinas milik instansi pemerintah pada prinsipnya diperuntukkan untuk menunjang pelaksanaan tugas kedinasan dan pelayanan masyarakat. Penggunaan kendaraan dinas di luar hari kerja atau pada akhir pekan umumnya harus disertai surat perintah tugas (SPT), surat perintah kerja (SPK), atau nota dinas resmi dari instansi yang bersangkutan.

 

 

 

 

Peristiwa tersebut bermula saat awak media melakukan perjalanan di wilayah Malang Raya dan mendapati sebuah kendaraan berpelat merah nomor polisi L 1825 BP berada di kawasan sekitar Jalan Ir. Soekarno No.144, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

 

 

 

 

Menurut pengamatan awak media, kendaraan tersebut terlihat berada di sekitar lokasi wisata Jatim Park 3 sebelum kemudian berhenti di sebuah masjid untuk melaksanakan ibadah salat. Setelah itu kendaraan kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Singosari dan melintas di Jalan Raya Perusahaan, Banjararum, Kecamatan Singosari sebelum memasuki ruas Tol Malang.

 

 

 

 

Karena penggunaan kendaraan dinas pada hari Minggu dinilai tidak lazim tanpa adanya dokumen penugasan resmi, awak media kemudian mencoba mengikuti perjalanan kendaraan tersebut guna memastikan tujuan dan dasar penggunaan kendaraan dinas tersebut.

 

 

 

 

Saat berada di Rest Area wilayah Sidoarjo, awak media berhasil menemui pengemudi kendaraan tersebut dan menanyakan tujuan perjalanan.

 

 

 

 

"Kami dari UINS Surabaya pak, mau ada kegiatan di UINS Malang," ujar pengemudi singkat kepada awak media.

 

 

 

 

Namun ketika awak media mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai surat tugas, nota dinas, atau dokumen resmi yang menjadi dasar penggunaan kendaraan dinas berpelat merah tersebut pada hari libur, pengemudi disebut tidak menunjukkan dokumen yang dimaksud dan segera meninggalkan lokasi.

 

 

 

 

Merasa masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut, awak media kemudian mendatangi kampus UIN Sunan Ampel Surabaya yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Nomor 117, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.

 

 

 

 

Di lokasi tersebut awak media mengaku ditemui oleh Kepala Security bernama Budi. Dalam pertemuan tersebut, awak media bermaksud melakukan konfirmasi terkait penggunaan kendaraan dinas L 1825 BP yang diketahui berada di wilayah Malang pada hari Minggu.

 

 

 

 

Menurut keterangan awak media, pihak keamanan saat itu meminta agar konfirmasi dilakukan kembali pada hari berikutnya atau melalui mekanisme janji temu terlebih dahulu.

 

 

 

 

Dalam komunikasi lanjutan, awak media memperoleh informasi bahwa kendaraan dinas tersebut diduga merupakan kendaraan operasional Kepala Pusat Ma'had Al-Jami'ah yang digunakan untuk kegiatan bertajuk "Penguatan Kapasitas dan Rihlah Muwajjih/ah" yang disebut berlangsung di Calya Villa, Malang.

 

 

 

 

Meski demikian, awak media mengaku masih mempertanyakan keberadaan dokumen resmi yang seharusnya dibawa oleh pengemudi kendaraan saat melakukan perjalanan dinas di luar hari kerja.

 

 

 

 

Menurut pengakuan awak media, pada saat konfirmasi awal, dokumen berupa surat tugas atau nota dinas belum dapat diperlihatkan secara langsung. Namun beberapa jam kemudian, setelah dilakukan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp, awak media mengaku diperlihatkan dokumen dalam bentuk PDF.

 

 

 

 

Hal inilah yang kemudian menimbulkan pertanyaan dan dugaan di kalangan awak media. Pasalnya, ketika kendaraan dihentikan untuk dimintai keterangan di rest area, pengemudi maupun penumpang disebut tidak dapat menunjukkan dokumen yang dimaksud.

 

 

 

 

Awak media mempertanyakan apakah dokumen tersebut memang telah ada sejak awal keberangkatan atau baru dibuat setelah dilakukan konfirmasi.

 

 

 

 

"Kami hanya ingin memastikan bahwa penggunaan kendaraan dinas pada hari libur benar-benar sesuai aturan dan dilengkapi administrasi yang sah sejak awal keberangkatan," ungkap salah satu awak media.

 

 

 

 

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pimpinan UIN Sunan Ampel Surabaya maupun pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan kendaraan dinas tersebut terkait kronologi dan administrasi perjalanan dinas yang dimaksud.

 

 

 

 

Awak media menegaskan bahwa pemberitaan ini dibuat sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan aset negara agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

 

 

 

Apabila ditemukan adanya pelanggaran administrasi ataupun penyalahgunaan kendaraan dinas, awak media menyatakan akan menyampaikan laporan kepada instansi terkait, termasuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

 

 

 

Sementara itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Pihak kampus maupun pihak yang terkait masih memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi resmi agar informasi yang beredar dapat menjadi terang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

 

 

 

(Tim Investigasi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sat Tipikor Polrestabes Surabaya Jadwalkan Pemeriksaan Pelapor PT Telkom, Tegaskan Penanganan Kasus Penarikan Kabel Dila

Surabaya – Penanganan perkara dugaan penarikan kabel milik PT Telkom di kawasan Jemursari dan Rungkut Industri terus bergulir. Unit Tindak Pidana Korupsi (

Proyek Box Culvert Ketintang Diduga Disusupi Mafia Kabel Telkom, Tiga Orang Masih Diperiksa Polisi

Kejamrealita.net, Surabaya – Proyek pembangunan box culvert di Jalan Ketintang Baru II A, Surabaya, diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk m

AMI Tolak Wacana Pemekaran Dapil Surabaya, Jangan Jadikan Demokrasi Sebagai Arena Kepentingan Politik

Kejamrealita.net, Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara tegas menyatakan menolak wacana pemekaran daerah pemilihan

Citra Polri Menguat di Mata Masyarakat, Publik Menunggu Konsistensi Kinerja Nyata

Kejamrealita.net, Nilai Persepsi Publik Menanjak, Pembuktian Menanti Polri,Kenaikan Cintra dan Kepuasan Kinerja Polri Di Mata Publik Menuntut Pembuktian nyata

Satlantas Polres Bojonegoro Pererat Sinergitas dengan Komunitas Ojol Lewat Bakti Sosial dan Warung Ojol Kamtibmas

  ‎BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satlantas Polres Bojonegoro menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masy

Bersatu, Bergerak, dan Bertindak Nyata’, Polres Ngawi Kampanyekan Indonesia Bersih dari Narkoba

NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Tahun 2026, Kasat Narkoba Polres Ngawi AKP Marji Wibowo, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat u