Rabu, 28 Okt 2026 02:08 WIB

Polisi Tetapkan Pria 20 Tahun sebagai Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak di Trenggalek

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 28 Agu 2026 10:16 WIB

TRENGGALEK — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek menetapkan NAS (20), warga Surodakan, Kabupaten Trenggalek, sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap seorang anak berusia 17 tahun.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Polisi menyebut dugaan perbuatan tersebut terjadi sejak awal Juni 2026 dan berdasarkan hasil pemeriksaan, berlangsung sebanyak lima kali.

Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Didik Riyanto mengatakan, perkara tersebut berawal dari laporan orang tua korban yang diterima polisi beberapa hari sebelum NAS ditetapkan sebagai tersangka.

“Benar sekali selain kami melaksanakan progres-progres penanganan perkara kami juga menangani kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,” kata Didik, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, setelah menerima laporan, penyidik melakukan serangkaian tahapan penyelidikan dan pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Dari hasil proses tersebut, polisi kemudian menetapkan NAS sebagai tersangka.

“Perkara ini sudah progres mulai dari laporan daripada orang tua korban beberapa hari yang lalu sampai sekarang sudah kami progres sesuai dengan SOP tahap demi tahap sudah kami lakukan bahkan sudah kami tetapkan terduga pelaku sebagai tersangka,” ujarnya.

Berawal dari Perkenalan melalui Ponsel
Didik menjelaskan, korban dan NAS sebelumnya saling mengenal melalui komunikasi menggunakan telepon seluler pada awal Juni 2026. Komunikasi tersebut kemudian berkembang hingga keduanya menjalin hubungan asmara.

“Untuk kronologisnya dimulai pada awal Juni, dua bulan yang lalu bahwa korban ini dengan terlapor yaitu menjalin perkenalan hingga menjalin hubungan asmara,” jelasnya.

Dalam perkembangannya, penyidik mendapati dugaan adanya bujuk rayu yang dilakukan tersangka. Polisi menyebut dugaan perbuatan tersebut terjadi sebanyak lima kali sejak awal Juni 2026 hingga perkara dilaporkan dan ditangani penyidik.

“Semenjak awal Juni hingga sekarang pengakuan dari hasil permintaan keterangan kepada terduga pelaku sebanyak lima kali,” kata Didik.

Menurut keterangan yang disampaikan polisi, dugaan kejadian tersebut berlangsung di kamar pribadi tersangka yang berada di rumahnya.

“Perbuatan yang dilakukan oleh terlapor tersebut itu sebanyak lima kali dilakukan di kamar pribadi terlapor di rumahnya sendiri,” ujarnya.

Polisi Sebut Tidak Ada Iming-Iming Uang
Dalam pemeriksaan, polisi menyatakan tidak menemukan keterangan bahwa korban diberikan uang sebagai iming-iming. Namun, penyidik menyebut terdapat dugaan bujuk rayu yang dilakukan tersangka.

“Yang jelas kalau iming-iming uang tidak ada namun ada semacam bujuk rayu tersendiri yang membuat luluhnya korban,” ujar Didik.

Polisi juga menyebut perbedaan usia antara tersangka dan korban menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan perkara. Saat perkara dilaporkan, NAS telah berusia 20 tahun, sedangkan korban masih berusia 17 tahun dan berdasarkan keterangan polisi masih dikategorikan sebagai anak.

Saat ini proses hukum terhadap NAS masih berjalan. Penyidik terus melengkapi berkas perkara serta melakukan pembuktian sesuai ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Dalam perkara tersebut, tersangka disebut terancam pidana maksimal 12 tahun penjara berdasarkan pasal yang diterapkan penyidik.

Polres Trenggalek memastikan proses penanganan dilakukan melalui tahapan penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap korban yang masih berusia anak.

(Eko Andhika)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba dan Miras

Lamongan - - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D.,

Polres Lamongan Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Fatal

Lamongan - Polres Lamongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026) pukul 07.45 hingga 08.00

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pria 40 Tahun Jadi Tersangka

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang a

Jelang Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Bijak Bermedsos

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus m

Kapolda Bali Kunjungi DPRD Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Denpasar Bali - - Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Bali Irjenpol Pasma

Perkuat Sinergi, Kapolda Bali dan Bank Indonesia Bahas Pengamanan Sistem Pembayaran serta Pencegahan Uang Palsu

Bali -Kapolda Bali Irjen Pol Dr Pasma Royce SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali di Mapolda Bali,