Sabtu, 12 Sep 2026 13:48 WIB

Ngabuburit di Tugu Pahlawan, HTM Mulai Rp5.000 Bisa Kulineran Sekaligus Belajar Sejarah

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 26 Feb 2026 16:16 WIB
Suasana malam Ramadan di Tugu Pahlawan Surabaya
Suasana malam Ramadan di Tugu Pahlawan Surabaya

NUSABARU - Ramadan tahun ini terasa semakin semarak dengan hadirnya kembali kegiatan Ngabuburit di kawasan Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember. Mengusung konsep yang lebih segar, acara ini akan digelar pada 28 Februari dan 1 Maret 2026, pukul 15.00–21.00 WIB, menghadirkan hiburan, kuliner, sekaligus edukasi sejarah dalam satu kawasan bersejarah di jantung Kota Surabaya.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah, menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah hampir tiga tahun terakhir menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Namun, tahun ini konsepnya dibuat berbeda agar semakin menarik minat masyarakat, khususnya kalangan muda.

Baca Juga: Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

“Kalau sebelumnya seperti Night at The Museum atau Cangkrukan Juang, lebih menampilkan kuliner tradisional, kali ini kami menghadirkan kuliner kekinian yang lebih modern agar anak-anak muda semakin tertarik datang ke Tugu Pahlawan,” kata Saida, Rabu (25/2/2026).

Pengunjung tidak hanya disuguhi aneka jajanan berbuka puasa, tetapi juga pasar murah dan bazar UMKM, kuis interaktif, hingga dukungan CSR yang turut memeriahkan acara. Menjelang waktu berbuka, akan ada kultum, pertunjukan musik Islami, dagelan, dan ludruk, serta penampilan spesial dari anak-anak Rumah Kreatif binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, termasuk anak-anak disabilitas.

“Seluruh pengisi acara merupakan binaan pemerintah kota. Jadi selain menghibur, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi bagi talenta-talenta lokal,” jelasnya.

Yang membuat ngabuburit ini berbeda adalah perpaduan suasana santai dengan sentuhan edukasi sejarah. Selama acara berlangsung, Museum Sepuluh Nopember tetap dibuka. Pengunjung bisa mengikuti kuis edukatif seputar sejarah perjuangan Surabaya dan napak tilas peristiwa 10 November.

“Jadi masyarakat bisa ngabuburit sambil belajar sejarah. Kuis-kuis yang kami hadirkan juga berkaitan dengan Tugu Pahlawan dan museum, sehingga tetap ada nilai kepahlawanan yang kami tanamkan,” tambahnya.

Baca Juga: Sarasehan IKA UINSA Malah Munculkan Calon Rektor dari Kalangan Guru Besar Perempuan

Acara digelar di area ruang terbuka hijau depan Tugu Pahlawan. Panitia telah menyediakan tempat duduk, namun pengunjung juga diperbolehkan membawa tikar atau kursi lipat sendiri dengan konsep santai seperti mini camping. Meski demikian, kebersihan tetap menjadi prioritas utama.

“Silakan menikmati suasana sore di Tugu Pahlawan, tapi tetap jaga kebersihan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya terbilang tinggi, terutama saat akhir pekan dengan dominasi anak muda. Meski sempat terkendala hujan pada salah satu hari pelaksanaan, tren kunjungan disebut terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Dengan harga tiket masuk mulai Rp5.000, masyarakat sudah bisa menikmati rangkaian acara sekaligus mengunjungi museum. Tiket dapat dipesan melalui laman tiketwisata.surabaya.go.id.

Ke depan, Pemkot Surabaya berharap kegiatan bernuansa kepahlawanan ini terus berkembang dan semakin rutin digelar, tidak hanya saat peringatan 10 November, tetapi juga dalam momentum-momentum lain selama setahun.

“Ngabuburit tetap berjalan, tetapi tetap sarat edukasi sejarah dan nilai perjuangan Kota Surabaya. Itu yang ingin terus kami kuatkan,” pungkasnya. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Poster Promosi Zona Club Beratribut Polri Disorot, AMI Siapkan Aksi Besar-besaran

Surabaya - Polemik poster promosi Zona Club Surabaya yang menampilkan perempuan dengan pakaian menyerupai seragam Polri lengkap dengan atribut dan logo

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengket dan Fatayat NU Arosbaya Ajak Warga Hadir Berselawat

Sambut Maulid Nabi, Pemdes Tengk BANGKALAN – Keluarga Besar Kepala Desa Tengket, H. Suli, akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Bintang,

Pemain Lama Kembali? Dugaan Gudang Penimbunan Solar di Sedayulawas Lamongan Disorot

Lamongan - Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar kembali mencuat di wilayah Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Sebuah

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi Mencuat di Sidayu Lawas Brondong, APH Diminta Turun Tangan dan Usut Tuntas

Lamongan - Dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi mencuat di wilayah Sidayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten

Gagalkan Penyelundupan Sabu, AMI Acungkan Dua Jempol untuk Jajaran Rutan Kelas I Surabaya

SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) memberikan apresiasi kepada jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya atas keberhasilannya menggagalkan u

Kapolresta Tuban Pimpin Anev Sitkamtibmas, Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat Gangguan Keamanan

TUBAN – Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan K