Minggu, 28 Jun 2026 23:44 WIB

AMI Tolak Wacana Pemekaran Dapil Surabaya, Jangan Jadikan Demokrasi Sebagai Arena Kepentingan Politik

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 28 Jun 2026 21:47 WIB

Kejamrealita.net, Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara tegas menyatakan menolak wacana pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Kota Surabaya. AMI menilai kebijakan tersebut bukan merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan berpotensi menimbulkan polemik baru dalam proses demokrasi.

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa pembahasan mengenai pemekaran dapil seharusnya tidak menjadi prioritas ketika masyarakat masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari lapangan pekerjaan, kemiskinan, pelayanan publik, hingga dugaan penyalahgunaan anggaran yang perlu mendapat perhatian serius.

"Kami menolak wacana pemekaran dapil apabila hanya didasarkan pada kepentingan politik tertentu. Demokrasi harus dibangun untuk memperkuat representasi rakyat, bukan menjadi instrumen yang justru membuka ruang kepentingan segelintir pihak," tegas Baihaki.

Menurutnya, perubahan konfigurasi dapil harus memiliki dasar yang kuat, transparan, serta benar-benar bertujuan meningkatkan kualitas keterwakilan masyarakat, bukan sekadar mengubah peta politik menjelang kontestasi pemilu.

AMI juga mengingatkan agar penyelenggara pemilu tetap menjaga independensi dan tidak mengambil kebijakan yang dapat memunculkan persepsi publik bahwa perubahan dapil dilakukan untuk menguntungkan pihak atau kelompok politik tertentu.

"Jangan sampai energi bangsa dihabiskan untuk membahas perubahan dapil, sementara persoalan yang langsung dirasakan masyarakat belum terselesaikan rakyat membutuhkan solusi konkret, bukan manuver politik yang berpotensi menambah beban demokrasi," lanjutnya.

AMI mendesak seluruh pihak agar lebih mengedepankan kepentingan masyarakat luas daripada kepentingan elektoral. 

Menurut organisasi tersebut, apabila memang akan dilakukan perubahan dapil, prosesnya harus melalui kajian akademis yang komprehensif, melibatkan partisipasi publik secara luas, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

"AMI akan mengawal setiap kebijakan yang berkaitan dengan demokrasi agar tetap berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan politik sesaat. Demokrasi adalah milik rakyat, sehingga setiap perubahan sistem harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kecurigaan dan perpecahan," tutup Baihaki.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Citra Polri Menguat di Mata Masyarakat, Publik Menunggu Konsistensi Kinerja Nyata

Kejamrealita.net, Nilai Persepsi Publik Menanjak, Pembuktian Menanti Polri,Kenaikan Cintra dan Kepuasan Kinerja Polri Di Mata Publik Menuntut Pembuktian nyata

Satlantas Polres Bojonegoro Pererat Sinergitas dengan Komunitas Ojol Lewat Bakti Sosial dan Warung Ojol Kamtibmas

  ‎BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satlantas Polres Bojonegoro menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masy

Bersatu, Bergerak, dan Bertindak Nyata’, Polres Ngawi Kampanyekan Indonesia Bersih dari Narkoba

NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Tahun 2026, Kasat Narkoba Polres Ngawi AKP Marji Wibowo, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat u

Polres Ngawi Amankan Liga 4 Nasional, Penonton Capai  1.316 Orang

Kejamrealita.net, Ngawi – Pengamanan pertandingan Liga 4 Nasional Piala Presiden Tahun 2025/2026 Grup CC Babak 16 Besar di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi, p

Polres Ngawi Gelar Curhat Kamtibmas, Kapolres Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Kejamrealita.net, NGAWI – Dalam upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (

Indonesia Raih Hasil Ciamik di IFMA Senior World Championships 2025

Kejamrealita.net, MALAYSIA – Kontingen Muaythai Indonesia mencatatkan hasil membanggakan pada ajang IFMA Senior World Championships 2025 yang berlangsung di M